OVERVIEW

EL-F

Ketua Umum IKA UPI Enggartiasto Lukita dan Rektor UPI Furqon (DOK. HUMAS UPI)

Sejarah mencatat, pendidikan telah terbukti secara sistematik dapat berperan dalam menyelesaikan kesenjaan ekonomi dan aspek lain yang lebih luas. Di satu sisi, pendidikan dapat mengubah manusia menjadi produktif dan berdaya saing tinggi, sehingga mereka dapat keluar dari kemiskinan dengan kekuatanya sendiri. Di sisi lain, pendidikan dapat mengubah cara pandang manusia menjadi lebih luas, lebih toleran, mudah beradaptasi sehingga permasalahan-permasalahan sosial yang dihadapi bangsa selama ini dapat diselesaikan dengan baik.

Fakta-fakta di atas tidak lepas dari pengamatan Ikatan Alumni (IKA) UPI sebagai sebuah entitas mandiri yang memberikan perhatian besar pada pendidikan nasional. Sebagaimana termaktub dalam Anggaran Dasar, IKA UPI bertujuan untuk menjalin tali persaudaraan dan kerjasama sesama alumni, saling membantu meningkatkan martabat dan keberhasilan tugas profesi, kejayaan almamater, dan kesuksesan UPI demi terwujudnya tujuan pendidikan nasional.

Sejalan dengan tujuan itu, IKA UPI melakukan inisiatif baru melalui pembentukan Lembaga Beasiswa IKA UPI guna mendorong terwujudnya keadilan pendidikan, terutama akses terhadap pendidikan tinggi. Lembaga ini merupakan badan otonom di bawah IKA UPI yang menjalankan fungsi intermediasi dana pendidikan yang berasal dari penggalangan dana (fundraising) untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Pada tahap awal, prioritas penyaluran diberikan kepada mahasiswa UPI dari kalangan tidak mampu. Dalam perkembangannya, tidak menutup kemungkinan untuk disalurkan kepada mahasiswa lain atau satuan pendidikan lain yang membutuhkan.

Inisiatif baru ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih bagi kesinambungan pendidikan sekaligus mendorong tersedianya akses pendidikan untuk semua (education for all). Guna mendukung ikhtiar tersebut, IKA UPI memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada semua pihak untuk turut berpartisipasi dalam program Beasiswa Alumni UPI.